Karena terbiasa patah akan membuat manusia semakin tabah.
-Seesea
Manusia mana yang tak pernah merasakan patah hati?
Patah hati bukan hanya dirasakan oleh remaja sekolah menengah. Wanita atau pria dewasa pun pernah merasakan hal ini.
Menurut Bunga, mahasiswi Politeknik Negeri Jakarta, pada masa patah hati seringkali dada terasa sesak, hidup seperti hampa, bayang-bayang tentang si dia sudah pasti terus melekat dan hadir dalam benak. Dalam fase ini tidak jarang menangis menjadi satu-satunya penenang.
Bersyukur lah kalian yang pernah merasakan indahnya patah hati. Mengapa indah? Terkadang patah hati bisa menjadi jembatan agar kita lebih dewasa dalam bersikap. Patah hati juga menandakan bahwa kita hidup dan masih memiliki perasaan.
Setiap yang patah hati pasti pernah merasa patah pula harapan hidupnya. Jangan jadikan patah hati itu penghambat hari-harimu. Ada beberapa tips yang dikutip dari Popbela.com untuk mengatasi patah hatimu.
Menangis
Luapkan emosimu. Menangis lah sampai kamu merasa tenang dan jauh lebih baik. Beri waktu dirimu untuk meratapi hal-hal yang telah terjadi.
Berhenti pura-pura kamu baik-baik saja
Lakukan me time untuk introspeksi diri
Maafkan dia dan dirimu sendiri
Maafkan si dia yang menyakitimu. Jangan membencinya, itu akan memperburuk keadaan. Maafkan pula dirimu sendiri dan katakan bahwa sebuah kesalahan itu wajar. Jadikan kesalahanmu lompatan agar dirimu semakin dewasa.
Berhenti menyalahkan dia dan dirimu sendiri
Stop menyalahkan dia dan dirimu sendiri. Jadikan kisah kalian pelajaran agar nantinya tak ada lagi kesalahan yang sama.
Dekatkan dirimu dengan Tuhan
Ceritakan kisahmu pada Sang Pencipta hati. Berdoalah, kamu akan benar-benar merasa tenang. Doakan juga yang terbaik untuknya, hal ini akan semakin memudahkanmu untuk melepaskan dan mengiklaskannya.
Habiskan waktu bersama sahabat dan keluargamu
Lakukan quality time bersama keluarga dan sahabatmu. Ceritakan masalahmu pada mereka. Dengan begitu, kamu akan sadar banyak orang-orang di sekelilingmu yang sangat menyayangimu. Kamu akan tahu betapa berharganya dirimu.
Keluar dari zona nyaman
Keluarlah dari zona nyamanmu. Lakukan hal-hal baru. Ajak sahabat dan keluargamu juga agar kamu semakin terhibur.
Lakukan hal baru
Temukan hobi baru yang akan membuatmu semakin berkualitas. Bergabunglah dengan kegiatan di komunitas sosial. Dengan begitu wawasanmu akan bertambah.
Perbaiki diri dan pribadimu menjadi lebih baik
Tanpa sadar kamu telah melakukan banyak hal positif di hidupmu dengan melakukan tips di atas. Jangan pernah berhenti memperbaiki diri, jadilah pribadi yang lebih berkualitas. Nantinya kamu pasti akan mendapatkan pengganti yang lebih baik untukmu.
Jadi, patah hati bukan alasan kamu tidak bisa berkembang dan menjadi lebih baik. Manfaatkan fase patah hatimu untuk hal-hal yang lebih positif. Kamu juga bisa menciptakan karya seperti puisi atau cerita pendek dari kisah patah hatimu.
Mulai saat ini, berhentilah bersedih. Kamu terlalu berharga untuk terlalu larut dalam sedihmu.
.Misiati.
-Seesea
Manusia mana yang tak pernah merasakan patah hati?
Patah hati bukan hanya dirasakan oleh remaja sekolah menengah. Wanita atau pria dewasa pun pernah merasakan hal ini.
Menurut Bunga, mahasiswi Politeknik Negeri Jakarta, pada masa patah hati seringkali dada terasa sesak, hidup seperti hampa, bayang-bayang tentang si dia sudah pasti terus melekat dan hadir dalam benak. Dalam fase ini tidak jarang menangis menjadi satu-satunya penenang.
Bersyukur lah kalian yang pernah merasakan indahnya patah hati. Mengapa indah? Terkadang patah hati bisa menjadi jembatan agar kita lebih dewasa dalam bersikap. Patah hati juga menandakan bahwa kita hidup dan masih memiliki perasaan.
Setiap yang patah hati pasti pernah merasa patah pula harapan hidupnya. Jangan jadikan patah hati itu penghambat hari-harimu. Ada beberapa tips yang dikutip dari Popbela.com untuk mengatasi patah hatimu.
Menangis
Luapkan emosimu. Menangis lah sampai kamu merasa tenang dan jauh lebih baik. Beri waktu dirimu untuk meratapi hal-hal yang telah terjadi.
Berhenti pura-pura kamu baik-baik saja
Berhenti berbohong bahwa kamu baik-baik saja. Semakin kamu berpura-pura, maka pada kenyataannya kamu benar-benar terpuruk dan terluka.
Setelah mulai mengakui bahwa kamu terluka, lakukan me time dan intropeksi diri. Sadari di mana letak kesalahanmu dan apa yang terjadi antara kamu dan si dia.
Maafkan dia dan dirimu sendiri
Maafkan si dia yang menyakitimu. Jangan membencinya, itu akan memperburuk keadaan. Maafkan pula dirimu sendiri dan katakan bahwa sebuah kesalahan itu wajar. Jadikan kesalahanmu lompatan agar dirimu semakin dewasa.
Berhenti menyalahkan dia dan dirimu sendiri
Stop menyalahkan dia dan dirimu sendiri. Jadikan kisah kalian pelajaran agar nantinya tak ada lagi kesalahan yang sama.
Dekatkan dirimu dengan Tuhan
Ceritakan kisahmu pada Sang Pencipta hati. Berdoalah, kamu akan benar-benar merasa tenang. Doakan juga yang terbaik untuknya, hal ini akan semakin memudahkanmu untuk melepaskan dan mengiklaskannya.
Habiskan waktu bersama sahabat dan keluargamu
Lakukan quality time bersama keluarga dan sahabatmu. Ceritakan masalahmu pada mereka. Dengan begitu, kamu akan sadar banyak orang-orang di sekelilingmu yang sangat menyayangimu. Kamu akan tahu betapa berharganya dirimu.
Keluar dari zona nyaman
Keluarlah dari zona nyamanmu. Lakukan hal-hal baru. Ajak sahabat dan keluargamu juga agar kamu semakin terhibur.
Lakukan hal baru
Temukan hobi baru yang akan membuatmu semakin berkualitas. Bergabunglah dengan kegiatan di komunitas sosial. Dengan begitu wawasanmu akan bertambah.
Perbaiki diri dan pribadimu menjadi lebih baik
Tanpa sadar kamu telah melakukan banyak hal positif di hidupmu dengan melakukan tips di atas. Jangan pernah berhenti memperbaiki diri, jadilah pribadi yang lebih berkualitas. Nantinya kamu pasti akan mendapatkan pengganti yang lebih baik untukmu.
Jadi, patah hati bukan alasan kamu tidak bisa berkembang dan menjadi lebih baik. Manfaatkan fase patah hatimu untuk hal-hal yang lebih positif. Kamu juga bisa menciptakan karya seperti puisi atau cerita pendek dari kisah patah hatimu.
Mulai saat ini, berhentilah bersedih. Kamu terlalu berharga untuk terlalu larut dalam sedihmu.
.Misiati.
Kalau cara membuka hati gimana si?
BalasHapus